Apakah Anda Memakai Jenis Besi yang Tepat Pada Rumah Anda?

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on linkedin
Share on email

Salah satu bahan material paling krusial untuk membangun maupun merenovasi rumah adalah besi. Bahan ini mulai dibutuhkan sejak membuat sloof, yaitu struktur yang terletak di atas fondasi bangunan, hingga saat menyempurnakan interior rumah. Supaya dapat menghitung kebutuhan material besi saat renovasi maupun bangun rumah, yuk kenali dulu jenis besi yang umum dipakai!

Jenis-jenis Besi

Besi sebagai material bangunan memiliki wujud yang bervariasi. Tiap variasi ditujukan untuk kebutuhan yang berbeda. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Yuk Kenali Berbagai Jenis & Fungsi Beton

Besi Beton

Besi beton adalah besi yang digunakan pada konstruksi beton. Hasilnya disebut beton bertulang. Kombinasi besi tulangan dan beton ini akan bekerja sama memikul gaya dalam bangunan. Namun, secara khusus besi tulangan menyediakan gaya tarik, sedangkan beton mampu menahan gaya tekan. Supaya lebih terjamin, besi harus sesuai SNI dan lolos uji tarik dan tekan.

Ada dua jenis besi tulangan untuk beton, yaitu besi polos (plain bar) dan besi ulir (deformed bar). Besi polos adalah besi yang memiliki penampang bundar. Permukaannya licin dan tidak bersirip. Besi polos jarang digunakan, kecuali untuk membungkus tulangan longitudinal yang memiliki kait pada bagian ujung.

Sementara itu, besi ulir adalah besi yang memiliki permukaan khusus berbentuk sirip melintang atau rusuk memanjang dengan pola tertentu. Pola ulir yang dibuat melalui proses rol pada permukaannya ini berbeda-beda tergantung pabrik pembuatnya. Fungsinya adalah agar ikatan antara besi tulangan dan beton lebih baik karena bentuk ulir meningkatkan daya lekat.

Besi beton untuk membangun rumah tinggal dapat menggunakan jenis besi tulangan D16, D13, D10, dan o8. Simbol “D” merupakan tanda besi ulir, sedangkan simbol “o” adalah tanda besi polos. Angka di belakang huruf menandakan ukuran diameter besi tulangan.

Selain jenisnya, hal yang harus diperhatikan di lapangan adalah perhitungan panjang minimal sambungan besi tulangan. Syarat adalah 40 x diameter besi. Jadi, jika diameter besi 8 mm, maka panjang overlap adalah 8 mm x 40 = 32 mm.

Tempat pemasangan besi juga harus benar. Untuk overlap, besi harus dipasang atas dan bawah. Sementara itu, untuk kolom harus dipasang luar dan dalam. Keduanya tidak boleh dipasang menyamping.

Baca juga: Wajib Tahu! 7 Jenis Pondasi Rumah dan Kelebihannya

Besi Hollow

Jenis besi lainnya adalah besi hollow, yaitu besi berbentuk pipa kotak. Besi ini biasa digunakan untuk pembangunan plafon dan rangka dinding partisi. Kegunaan lainnya adalah untuk membuat rangka kanopi atau pagar rumah dan balkon.

Jika Anda ingin melakukan renovasi maupun pembangunan rumah, pilihlah besi hollow sebagai material bangunan. Pasalnya, material ini anti rayap, tahan api, dan bebas dari hama seperti binatang pengerat.

Besi Plat

Ada pula yang disebut besi plat, yaitu besi yang berbentuk lempengan memanjang. Jenis material besi ini mudah dibentuk dan difungsikan. Biasanya, besi plat digunakan untuk membuat perkakas dan furnitur rumah tangga.

Besi UNP

Jenis besi UNP dapat digunakan sebagai balok penutup atap. Besi berbentuk huruf U ini juga biasa dimanfaatkan untuk menjadi penopang di bagian dinding.

Baca juga: Tidak Ingin Pakai Jasa Kontraktor Rumah? Ketahui Dulu Resikonya

Itulah beberapa jenis besi sebagai material bangunan yang bisa Anda gunakan untuk keperluan renovasi dan bangun rumah. Jika Anda masih ragu untuk memilih, jasa kontraktor & arsitek Cipta Kreasi, siap membantu Anda mengaplikasikannya dengan tepat. Klik tombol di bawah ini untuk melakukan konsultasi gratis dengan tim kami.

Siap membangun rumah impian anda & keluarga bersama Cipta Kreasi?

Jangan sampai salah ambil keputusan!

Dapatkan penjelasan lengkap seputar proses membangun rumah dengan download eBook “10 Hal yang Harus Saya Ketahui Sebelum Membangun Rumah”

Jangan sampai salah ambil keputusan!

Dapatkan penjelasan lengkap seputar proses membangun rumah dengan download eBook “10 Hal yang Harus Saya Ketahui Sebelum Membangun Rumah”

Jangan sampai salah ambil keputusan!

Dapatkan penjelasan lengkap seputar proses membangun rumah dengan download eBook “10 Hal yang Harus Saya Ketahui Sebelum Membangun Rumah”

Rekomendasi Artikel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *