5 pertanyaan yang wajib anda tanyakan sebelum membangun rumah

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on linkedin
Share on email

Setiap keputusan yang diambil saat membangun rumah impian anda tentunya mempunyai kelebihan & kekurangan masing-masing — termasuk saat memilih antara jasa kontraktor atau tukang biasa. 

Untuk membantu anda mengambil keputusan terbaik, tim Cipta Kreasi akan menjelaskan faktor-faktor yang perlu diperhatikan ketika ingin membangun rumah. Yuk cek penjelasannya!

1. Seberapa rumit rumah yang ingin saya bangun?

Perlu anda ketahui bahwa tukang tradisional biasanya membangun hanya berdasarkan pengalaman. Bila anda ingin membangun rumah yang relatif simpel, tukang bisa menjadi pilihan yang baik untuk anda.

Namun bila anda ingin membangun rumah dengan tingkat kerumitan yang tinggi (memiliki lebih dari 2 lantai contohnya), anda membutuhkan perhitungan struktur, beban, dan kekuatan tanah yang terperinci & tepat. Dan tukang tradisional seringkali tidak mampu memenuhi itu. Bila perhitungan serta analisa yang matang tidak dilakukan, akibatnya bisa fatal untuk anda & rumah yang anda bangun. 

2. Seberapa banyak saya ingin terlibat?

Semua proyek membutuhkan pengawasan untuk memastikan bahwa proses pengerjaan dilakukan sesuai standard & akan mendatangkan hasil yang diinginkan — terutama ketika membangun rumah impian anda & keluarga. 

Jika anda memilih untuk memakai tukang, kemungkinan besar anda harus meluangkan banyak waktu untuk mencari tahu seputar standard pembangunan, memonitor pekerjaan di lapangan, dan memperhatikan kualitas bahan bangunan yang dipakai. Namun jika anda tidak memiliki banyak waktu, kontraktor adalah pilihan yang cocok untuk anda. 

Kontraktor akan membantu memonitor & melaporkan progress pekerjaan kepada anda. Mereka pun sudah memiliki standard mutu tertentu yang harus dicapai & akan memastikan bahwa visi rumah impian anda dapat di wujudkan — karena reputasi perusahaannya yang menjadi taruhan. 

3. Proses pembayaran seperti apa yang saya inginkan?

Kontrol terhadap keuangan adalah salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan. Anda tentunya ingin memastikan bahwa uang yang anda keluarkan sebanding dengan kemajuan kerja di lapangan.

Jika anda memilih untuk memakai tukang, proses pembayaran biasanya dilakukan ketika tukang mengajukan tagihan untuk membeli keperluan bahan bangunan & biaya harian. Sayangnya, karena tidak ada sistem yang jelas, seringkali uang yang anda keluarkan tidak berbanding lurus dengan kemajuan kerja di lapangan. Resikonya, proyek rumah akan menjadi over-budget, tidak kunjung selesai, atau lebih buruknya lagi, tukang membawa kabur uang & meninggalkan proyek. 

Usahakan memilih tukang maupun kontraktor yang memiliki sistem pembayaran serta akuntabilitas yang jelas. Kontraktor biasanya akan mengajukan laporan progress dalam mengajukan tagihan, agar segala proses pengerjaan tetap transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.  

4. Bagaimana cara saya dapat menjamin keberhasilan & ketepatan waktu proyek? 

Anda tentunya ingin memastikan bahwa proyek berjalan lancar & selesai pada waktunya. Untuk itu, menetapkan kontrak perjanjian itu sangat penting. Terutama dalam menjamin bahwa pekerja tidak akan meninggalkan proyek anda di tengah jalan. 

Kebanyakan tukang tradisional maupun mandor tidak dapat memberikan jaminan keamanan diluar fotokopi KTP serta nomor HP (keduanya dapat dengan mudah di palsukan). Jadi, jika anda tidak kenal baik dengan tukang/mandor, resiko mereka meninggalkan proyek anda akan lebih besar. 

Dan karena umumnya tukang dibayar harian tanpa jadwal yang mengikat, ada kemungkinan bagi mereka untuk memanjangkan waktu pekerjaan demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Hasilnya, proses pembangunan rumah anda biasanya akan menjadi lebih lama & mahal.

Jika anda ingin yang lebih aman, gunakanlah jasa kontraktor. Selain memiliki kantor & social media presence yang jelas, kontraktor juga akan bertanggungjawab penuh atas keamanan  serta keterlambatan proyek (yang akan dijelaskan terperinci di klausul kontrak), jadi anda tidak perlu khawatir jika ada kendala pada proyek. 

Baca juga: Waspada! Jangan tanda tangan kontrak dengan kontraktor sebelum tahu 5 hal ini

5. Bagaimana jika terjadi rusak/bocor/retak setelah proyek saya selesai?

Resiko kebocoran/keretakan setelah pembangunan itu sudah biasa. Yang membedakan adalah apa tukang/kontraktor anda akan memberikan garansi jika kerusakan terjadi sebelum melewati masa retensi. Ketika proyek selesai, biasanya tukang tradisional akan langsung meninggalkan proyek, tidak memberikan garansi apapun kepada anda. 

Namun kontraktor biasanya akan melakukan pengawasan berkala terhadap hasil kerjanya, dan memberikan garansi dalam bentuk retensi pembayaran (kontraktor tidak dibayar penuh sebelum melewati masa retensi), demi menjamin bahwa hasil kerjanya sesuai dengan keinginan anda. 

Sekarang keputusan ada ditangan anda…

Setelah mengetahui segala keuntungan dan resiko dari menggunakan jasa tukang maupun kontraktor, manakah yang lebih cocok untuk anda?

Selamat memilih,

Tim Cipta Kreasi

Siap membangun rumah impian anda & keluarga bersama Cipta Kreasi?

Jangan sampai salah ambil keputusan!

Dapatkan penjelasan lengkap seputar proses membangun rumah dengan download eBook “10 Hal yang Harus Saya Ketahui Sebelum Membangun Rumah”

Jangan sampai salah ambil keputusan!

Dapatkan penjelasan lengkap seputar proses membangun rumah dengan download eBook “10 Hal yang Harus Saya Ketahui Sebelum Membangun Rumah”

Jangan sampai salah ambil keputusan!

Dapatkan penjelasan lengkap seputar proses membangun rumah dengan download eBook “10 Hal yang Harus Saya Ketahui Sebelum Membangun Rumah”

Rekomendasi Artikel

1 thought on “5 pertanyaan yang wajib anda tanyakan sebelum membangun rumah”

  1. Pingback: Kenapa Bangun Rumah Tanpa Kontraktor akan Berakibat Buruk Bagi Anda

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Yuk Konsultasi Gratis!